Mau Liburan Ke Thailand Tanpa Karantina? Begini Caranya!

Mau Liburan Ke Thailand Tanpa Karantina? Begini Caranya! post thumbnail image

Kasus virus corona terus berubah di seluruh dunia. Pejabat kesehatan memperingatkan bahwa tinggal di rumah adalah cara terbaik untuk membendung penularan sampai kamu divaksinasi sepenuhnya.

Di bawah ini adalah informasi tentang apa yang perlu diketahui jika kamu masih berencana untuk liburan ke Thailand selama pandemi Covid-19.

Thailand telah mencatat lebih dari 19.000 kematian dan lebih dari 1,9 juta kasus Covid-19 pada 1 November. Negara gajah putih ini, sekarang sedang keluar dari gelombang terburuk sejak awal pandemi, dengan kasus Covid-19 yang mulai menurun.

Dengan rata-rata, hampir 9.000 kasus Covid-19 dilaporkan per hari.

Liburan Ke Thailand Tanpa Karantina

Pada 1 November 2021, Thailand mulai mengizinkan wisatawan internasional yang telah divaksinasi dan tinggal di salah satu dari 63 negara risiko rendah setidaknya 21 hari untuk liburan ke Thailand tanpa karantina!

Namun, kamu harus tetap menginap di hotel yang ditunjuk pemerintah selama satu malam saja untuk menunggu hasil tes Covid-19 di sana.

63 Negara dan wilayah yang disetujui atau dianggap berisiko rendah adalah Australia, Kanada, Cina, Prancis, Jerman, Jepang, Selandia Baru, Singapura, Korea Selatan, Inggris, AS, Hong Kong, dan Indonesia.

Daftar lengkapnya adalah sebagai berikut:

63 Negara Risiko Rendah

Sedangkan wisatawan yang telah divaksinasi lengkap dan tiba melalui jalur udara tetapi dari negara-negara yang tidak ada dalam daftar, harus memenuhi syarat untuk masuk melalui skema “Sandbox”.

Sandbox mengharuskan mereka untuk tinggal di hotel atau resort yang disetujui pemerintah di salah satu dari 17 tujuan “biru”, termasuk Phuket, Bangkok, Chiang Mai dan Koh Samui, selama tujuh malam sebelum mereka diizinkan bepergian dengan bebas di negara ini.

Dan untuk Wisatawan yang belum sepenuhnya divaksinasi diharuskan untuk dikarantina di hotel yang disetujui selama 10 hari.

 

Syarat Liburan ke Thailand Tanpa Karantina

Sebelum 1 November 2021, semua wisatawan harus mengajukan “Thailand Pass” sebelum perjalanan mereka dan wajib melakukan dua tes Covid-19 yang diperlukan:

  • Pertama pada saat kedatangan dengan metode RT-PCR.
  • Kedua pada Hari 6-7 dengan pemeriksaan mandiri menggunakan Antigen Rapid Test.

Wisatawan asing harus memberikan bukti polis asuransi yang mencakup perawatan untuk Covid-19 hingga biaya $50.000. Semua wisatawan juga harus memberikan bukti tes PCR negatif yang diambil dalam waktu 72 jam sebelum keberangkatan.

Liburan ke Thailand Tanpa Karantina

Namun mulai 1 November, wisatawan yang telah divaksinasi lengkap dan tinggal di salah satu dari 63 negara/wilayah yang disetujui dapat memasuki Thailand tanpa batasan karantina.

Namun kamu harus check-in ke hotel yang terakreditasi oleh Administrasi Keselamatan dan Kesehatan Thailand (SHA+) selama satu malam untuk menunggu hasil tes Covid-19.

Kamu juga harus tetap memiliki asuransi yang mencakup perawatan untuk Covid-19 hingga $50.000, yang bisa kamu beli dengan paket paling murah seharga Baht 3.100 disini.

Setelah memiliki asuransi dan hasil tes covid 19-mu negatif, kamu bebas liburan dan bepergian ke mana saja di negara ini.

Pengunjung di bawah usia 12 tahun yang bepergian dengan orang tua mereka dibebaskan dari persyaratan vaksinasi.

Wisatawan yang telah divaksinasi lengkap dan datang dari negara yang tidak ada dalam daftar yang disetujui dapat memilih untuk masuk melalui program “Sandbox”, yang mencakup 17 tujuan Zona Biru.

Tempat Wisata di Thailand

Ke-17 tempat wisata terbaik di Thailand tersebut adalah Bangkok, Krabi, Chonburi (termasuk Pattaya), Chiang Mai, Trat, Buriram, Prachuap Kiri Khan (termasuk Hua Hin), Phang-nga, Petchaburi, Phuket, Ranong, Rayong, Loei, Samut Prakan, Surat Thani, Nong Khai dan Udon Thani.

Pengunjung yang masuk melalui program Sandbox harus menginap di hotel atau resort SHA+ selama 7 malam. Pada akhir periode ini mereka akan diizinkan untuk bepergian ke tempat lain di negara ini.

Wisatawan di bawah 18 tahun dan bepergian dengan orang tua mereka sebagai bagian dari program Sandbox dibebaskan dari persyaratan vaksinasi.

Sedangkan wisatawan yang tidak divaksinasi harus dikarantina di fasilitas karantina yang disetujui pemerintah atau fasilitas Karantina Negara Alternatif (ASQ). Ini dapat mencakup hotel-hotel mewah, beberapa di antaranya telah mengembangkan paket karantina.

Daftar lengkap hotel dan resort yang berpartisipasi, beserta tarif paket, dapat ditemukan di sini: asq.locanation.com

 

Daya Tarik Liburan di Thailand Saat Pandemi

Thailand telah lama menjadi tujuan bagi kamu yang ingin merasakan liburan tropis yang santai dan menyenangkan.

Kamu bisa menikmati banyak hal, mulai dari:

  • Pulau-pulau indah dan sempurna seperti lukisan
  • Pantai emas dengan pohon palem yang bergoyang
  • Kuil megah dan hutan yang rimbun
  • Street food Thailand yang lezat, hingga
  • Pantai-pantai telanjang yang tersembunyi

Pembatasan bervariasi di seluruh negeri, sejalan dengan sistem zonasi berkode warna yang dirancang untuk mencerminkan situasi Covid-19 di masing-masing provinsi.

Liburan ke Thailand

Namun, Jam malam di Bangkok dan daerah lain dicabut pada 1 November, dan tetap diberlakukan hanya di tujuh provinsi zona “merah-gelap”, seperti: Chanthaburi, Tak, Nakhon Si Thammarat, Narathiwat, Pattani, Songkhla dan Yala.

Museum, galeri seni, situs bersejarah, monumen kuno, spa, bioskop, kolam renang, studio tato, dan fasilitas olahraga buka di seluruh tempat, tetapi harus beroperasi di bawah prosedur kesehatan yang ketat dan membatasi jumlah pengunjung hanya 75% dari kapasitas normal.

Restoran di Bangkok telah kembali beroperasi seperti biasa, dan diizinkan untuk menyajikan minuman beralkohol kepada pelanggan yang makan di tempat. Penjualan dan konsumsi minuman beralkohol masih dilarang di restoran dalam zona oranye, merah, dan merah tua.

Liburan ke Kuil Thailand

Sejak 13 Oktober, 100 dari 155 Taman Nasional Thailand telah dibuka untuk pengunjung.

Tempat hiburan — termasuk bar dan klub malam — di seluruh negeri masih ditutup.

Perjalanan antar provinsi telah diizinkan untuk dilakukan, termasuk penerbangan domestik ke dan dari daerah berisiko tinggi.

Masker dipakai setiap saat di tempat umum, baik di dalam maupun di luar, dan kamu harus terbiasa dengan pemeriksaan suhu dimanapun kamu berada. Bagi yang tidak memakai masker akan dikenakan denda.

 

Apakah Butuh Visa Untuk Liburan ke Thailand?

Pemegang paspor Indonesia, AS, Kanada, Inggris, dan Australia termasuk di antara mereka yang tidak diharuskan untuk mendapatkan visa saat memasuki Thailand dalam tujuan pariwisata dan akan diizinkan untuk tinggal di Thailand untuk jangka waktu tidak lebih dari 45 hari pada setiap kunjungan.

Turis dari negara-negara yang tidak ada dalam daftar pembebasan visa dapat mengajukan permohonan Visa Turis Khusus (STV), yang memungkinkan untuk tinggal selama 90 hari, dan dapat diperpanjang dua kali.

 

Bagaimana situasi Covid 19 di Thailand Sekarang

Selama berbulan-bulan, Thailand melaporkan beberapa kasus Covid-19 yang hanya ditularkan secara lokal berkat karantina yang ketat pada aturan kedatangan.

Dan sekarang, mereka telah keluar dari gelombang infeksi ketiga dan terburuknya, yang muncul dari kelompok wabah di beberapa klub malam Bangkok sejak awal April.

Kasus positif di Thailand mulai menurun setelah periode penguncian yang panjang dan negara itu melaporkan rata-rata hampir 9.000 kasus baru per hari.

Program vaksin nasional secara resmi dimulai pada 7 Juni. Thailand bertujuan untuk memvaksinasi 70% populasi pada akhir 2021.

Menurut pelacak vaksin CNN, sekitar 40% warga negara itu telah divaksinasi lengkap.

Thailand telah melonggarkan pembatasan karantina dan membuka kembali tempat liburan bagi wisatawan yang telah divaksinasi dan datang dari beberapa lusin negara dan wilayah untuk memberikan dorongan yang sangat dibutuhkan bagi industri pariwisata negara ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post